TEGAL — Universitas Pancasakti (UPS) Tegal mendorong puluhan tenaga pendidiknya untuk segera menuntaskan pengusulan jabatan akademik tertinggi. Langkah ini dilakukan melalui workshop dan sosialisasi intensif yang melibatkan 90 dosen dari berbagai program studi dengan fokus pada jenjang Lektor Kepala serta Guru Besar.
Rektor UPS Tegal Prof. Dr. Taufiqullah M.Hum. menyatakan bahwa kenaikan jabatan akademik bukan sekadar bentuk pengakuan profesionalisme bagi dosen. Hal tersebut merupakan indikator krusial dalam mengukur kualitas institusi, terutama pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Jabatan akademik merupakan indikator kualitas institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Prof. Taufiqullah saat memberikan sambutan di hadapan para peserta.
Dalam arahannya, Rektor menekankan agar para dosen tidak hanya mengejar formalitas administratif, tetapi juga menjaga marwah akademik melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara maksimal. Konsistensi dalam bidang ilmu yang ditekuni menjadi kunci utama agar proses publikasi ilmiah berjalan linier dan berkualitas.
"Para dosen hendaknya menjaga konsistensi dalam tridharma perguruan tinggi terutama konsistensi kepakaran, tentukan kepakaran ranting ilmunya, tetap semangat tingkatkan penelitian, publikasi dan fokus pada konsistensi kepakaran," pesannya.
Fokus pada pengajaran, penelitian, dan publikasi yang terarah diharapkan mampu mempercepat pengembangan karier dosen. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia di lingkungan kampus agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Kepala LP3 UPS Dr. Dewi Amalia Nafiati, M.Si. dalam sesi materi membedah secara detail kebijakan terbaru terkait pengusulan jabatan akademik. Penjelasan mencakup pemenuhan angka kredit, syarat administratif, hingga teknik penyusunan portofolio yang sesuai dengan sistem terbaru yang berlaku.
Materi tersebut juga menyoroti pentingnya integritas akademik dan strategi menembus publikasi ilmiah bereputasi sebagai syarat mutlak pengusulan Lektor Kepala dan Guru Besar. Dosen diminta lebih teliti dalam memetakan hasil penelitian agar memenuhi standar jurnal internasional yang diakui.
Pada sesi teknis, peserta mendapatkan pendampingan langsung untuk menelaah dokumen usulan masing-masing. Workshop ini memberikan ruang diskusi interaktif bagi dosen untuk menghitung angka kredit serta mengidentifikasi kekurangan berkas yang selama ini menjadi kendala dalam proses pengusulan jabatan.
Melalui pendampingan individual ini, kendala teknis yang dihadapi para dosen dapat dicarikan solusinya secara langsung. UPS Tegal berharap sosialisasi ini mampu menghasilkan dokumen usulan yang lebih sistematis, berkualitas, dan siap diajukan ke tingkat kementerian.