KARANGANYAR — Pencarian yang dilakukan keluarga bersama warga Desa Lemahbang berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang saksi mencium bau seperti kulit terbakar di lokasi kebun yang sebelumnya dilanda kebakaran, lalu menemukan korban sudah tidak bernyawa.
Bejo Utomo berangkat ke ladang sejak pukul 07.00 WIB. Hingga siang, dia tak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga yang menunggu tanpa kabar akhirnya bergerak mencari ke ladang. Warga sekitar turut membantu menyisir area kebun jati di Kecamatan Jumapolo.
Bau menyengat mengantar saksi ke titik lokasi kebakaran. Di sana, korban ditemukan dengan luka bakar di sekujur tubuh.
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono menyatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari pemeriksaan itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Korban kemungkinan meninggal dunia akibat terbakar," jelas Wikan.
Polisi belum memerinci penyebab pasti kebakaran yang terjadi di kebun tersebut. Sejumlah keterangan dari saksi dan keluarga masih dikumpulkan untuk melengkapi pemeriksaan.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Bejo Utomo diserahkan kepada pihak keluarga. Pemakaman dilakukan oleh keluarga di Desa Lemahbang.
Kasus ini menambah daftar kejadian serupa di wilayah Karanganyar, di mana kebakaran lahan kerap terjadi pada musim kemarau. Warga yang beraktivitas di ladang diminta tetap waspada terhadap potensi api, terutama saat membuka lahan atau membakar sisa tanaman.