Dua Pengendara Vario Tewas Adu Banteng di Jalan Blora-Cepu, Polisi Amankan Kedua Motor

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 30 September 2026 | 12:01:01 WIB
Petugas Satlantas Polres Blora melakukan olah TKP kecelakaan dua sepeda motor di Jalan Blora-Cepu, Kecamatan Jepon.

BLORA — Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Blora-Cepu. Dua pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat benturan keras dari arah berlawanan, tepatnya di Dukuh Ngawen, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon.

Korban pertama, MN (34), merupakan warga Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon. Korban kedua, MFA (33), warga Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi berbeda.

Kronologi: Vario Oleng ke Kanan Masuk Jalur Berlawanan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora Ipda Bayu Destya Dwi Gunandoyo membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kecelakaan terjadi antara Honda Vario K-6757-BFE dan Honda Vario K-6099-LY.

Menurut Bayu, kecelakaan bermula ketika Honda Vario K-6757-BFE yang dikendarai MN melaju dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor itu tiba-tiba oleng ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah barat menuju timur melaju Honda Vario K-6099-LY yang dikendarai MFA. Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga benturan tidak lagi bisa dihindari.

"Keduanya meninggal dunia," ujar Ipda Bayu saat dikonfirmasi, Senin.

Luka Serius, Kedua Korban Tak Tertolong di RSUD Blora

Benturan keras menyebabkan kedua pengendara mengalami luka serius. MFA menderita fraktur kaki kiri dan hematoma kepala, sedangkan MN mengalami hematoma kepala.

Keduanya sempat dilarikan ke RSUD Blora untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan.

Polisi Olah TKP dan Amankan Dua Motor

Petugas Satlantas Polres Blora langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kedua sepeda motor sebagai barang bukti, meminta keterangan saksi, serta melakukan pengecekan terhadap kondisi korban di rumah sakit.

Ipda Bayu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga konsentrasi, dan mengendalikan kecepatan, terutama saat berkendara pada jam-jam rawan kecelakaan.

Keselamatan, menurutnya, harus tetap menjadi prioritas utama setiap kali berada di jalan raya.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: korandiva.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top