SRAGEN — Rombongan Pengkab PERSINAS ASAD Sragen terdiri atas Ketua Pengkab Drs. H. Joko Triyono, Sekretaris Pengkab Muhammad Abdul Azis, S.Pd., Pelatih Seni Tunggal Ridwan Abidin, serta Pelatih Tanding Sutarno. Keempatnya berangkat ke Pondok Al Akbar di Jalan Bojasari, Sijambur, Kertek, Wonosobo, untuk mengikuti agenda pelatihan yang digelar selama dua hari.
Pelaksanaan TOT mengacu pada surat resmi dari Pengurus Provinsi Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD Jawa Tengah. Surat bernomor 104/SUM/K/X/2026 itu diterbitkan pada 14 September 2026 sebagai dasar penyelenggaraan kegiatan pelatih tingkat provinsi.
Penguatan kapasitas pelatih dipandang sebagai kebutuhan mendasar agar proses pembinaan atlet berjalan terarah dan berkelanjutan. Pengkab PERSINAS ASAD Sragen menilai kompetensi pelatih menentukan kualitas hasil pembinaan di tingkat daerah.
Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Sragen, Drs. H. Joko Triyono, menyebut TOT sebagai momentum menyamakan pemahaman antar pelatih.
"Melalui TOT ini, kami berharap kompetensi pelatih semakin meningkat sehingga pembinaan atlet di Sragen dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan," ujar Joko.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pelatih tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknik. Aspek itu juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang mampu mendukung perkembangan atlet secara konsisten.
Kegiatan TOT mempertemukan pengurus dan pelatih dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Forum ini memberi ruang bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kesamaan standar pembinaan di lingkungan PERSINAS ASAD.
Bagi Sragen, keikutsertaan empat perwakilan menjadi langkah konkret memperkuat struktur kepelatihan di tingkat kabupaten. Dua pelatih yang dikirim mewakili bidang seni tunggal dan tanding, dua kategori yang menjadi bagian utama kompetisi pencak silat.
Hasil pelatihan diharapkan diterapkan langsung dalam sesi latihan rutin di Sragen. Pengkab PERSINAS ASAD Sragen belum merinci jadwal lanjutan pasca-TOT, termasuk kemungkinan pelatihan internal bagi pelatih di tingkat ranting.