WONOGIRI — Perkumpulan Driver Ambulance Solo Raya (PEDAS) merayakan anniversary ke-7 bersama Squad Nusantara DPC Surakarta melalui serangkaian kegiatan kemanusiaan. Rangkaian acara digelar di Wonogiri dan dilaporkan melalui rilis yang diterima redaksi, Senin (28/9/2026).
Perayaan kali ini tidak sekadar berkumpul sebagai komunitas. PEDAS mengisi ulang tahun organisasinya dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari kesiapan armada hingga bantuan air bersih.
Kontes kelengkapan fasilitas ambulans menempati posisi utama dalam rangkaian kegiatan. Agenda tersebut berkaitan langsung dengan kesiapan armada dalam mendukung pelayanan kemanusiaan sehari-hari.
Selama ini PEDAS dikenal melalui layanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi dalam kondisi darurat medis. Layanan itu didukung para driver ambulans serta rekan-rekan tenaga medis yang tergabung dalam komunitas.
Penggalangan dana diarahkan untuk membantu masyarakat yang menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih. Aksi tersebut dilakukan di tengah kondisi sejumlah wilayah yang masih kesulitan mendapatkan akses air.
Selain penggalangan dana, PEDAS membuka pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Warga mendapat akses pemeriksaan kesehatan, sementara kegiatan donor darah membuka kesempatan ikut membantu kebutuhan darah melalui jalur kemanusiaan.
Ketua Umum PEDAS Dwi Ardiya Indranata menyebut perjalanan tujuh tahun sebagai momentum memperkuat pelayanan komunitas. Menurutnya, PEDAS ingin dikenal bukan hanya sebagai komunitas driver ambulans.
"Tujuh tahun PEDAS menjadi momentum untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin keberadaan PEDAS tidak hanya dikenal sebagai komunitas driver ambulans, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial dan kemanusiaan yang hadir ketika masyarakat membutuhkan," ujar Dwi Ardiya Indranata.
Dalam kegiatan kemanusiaan, anggota PEDAS memberikan dukungan transportasi ambulans dan pelayanan sesuai kapasitas serta kompetensi masing-masing. Kolaborasi kemudian diperluas bersama Squad Nusantara DPC Surakarta.
Ketua Squad Nusantara DPC Surakarta Seto Adi Pangarso hadir bersama pengurus dan anggota. Ia menilai kerja sama tersebut dapat dikembangkan menjadi jaringan sosial yang lebih luas.
"Kami melihat PEDAS memiliki semangat kemanusiaan yang sangat kuat melalui pelayanan ambulans dan kegiatan sosial. Squad Nusantara juga memiliki perhatian terhadap persoalan sosial masyarakat. Karena itu, sinergi ini perlu dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," kata Seto.
Kerja sama kedua organisasi berpeluang berlanjut ke kegiatan sosial, kemanusiaan, kesehatan, edukasi, hingga pendampingan hukum. Potensi itu ditopang keberadaan unsur hukum di masing-masing organisasi.
Di Squad Nusantara DPC Surakarta terdapat Muhammad Mucklisin dan Ekana Listya Wibowo pada bidang hukum. Dari PEDAS ada Umar Wiyogo Sutrisno dan Aditya Fajri dari UEA Advocate & Legal Consultant, serta Mutmaini pada bidang hukum PPA.
Kehadiran unsur tersebut membuka peluang kegiatan edukasi hukum dan pendampingan sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing pihak. Kerja sama juga dapat dikembangkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku.
Memasuki tahun kedelapan, PEDAS membawa pengalaman tujuh tahun pelayanan ambulans sekaligus jaringan sosial yang terus berkembang. Pembagian peran dinilai membuat ruang kolaborasi cukup luas bagi kedua organisasi.