REMBANG — Ribuan siswa, wali murid, dan masyarakat mengikuti kirab yang menampilkan drumband, kostum pahlawan, tokoh Nusantara, serta beragam atribut kreatif. Pawai menyusuri sejumlah ruas jalan protokol Lasem dan berlangsung meriah serta tertib. Kirab menjadi pembuka rangkaian kegiatan setelah Khotmil Qur'an Bin Nadzar di Mushola Al Waqiyyah.
Kegiatan dilanjutkan pengajian umum dan khitanan massal hasil kerja sama Yayasan Pendidikan Islam An Nashriyah dengan Jam'iyah Thoyyibah Desa Ngemplak. Pengajian menghadirkan KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum) dan Nyai Nurul Hidayah. Keduanya merupakan alumni MI An Nashriyah.
Kepala MI An Nashriyah, Zainal Muttaqin, menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa, wali murid, dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat nasionalisme.
"Kami sangat bangga melihat semangat luar biasa dari anak-anak serta dukungan penuh dari seluruh wali murid dan masyarakat. Melalui peringatan Maulid Nabi, haul, khitanan massal, dan semangat kemerdekaan ini, kita ingin mengukuhkan komitmen 'Bersatu dalam Akhlak Nabi, Berjalan dalam Moderasi'," ungkap Zainal Muttaqin.
Selain menjadi momentum mengenang jasa para pendahulu, kegiatan tersebut diharapkan mempererat silaturahmi antarwarga Lasem. Harapan lain, acara ini membentuk generasi yang religius, berkarakter, serta menjunjung nilai persatuan.
Rangkaian acara melibatkan kolaborasi antara Yayasan Pendidikan Islam An Nashriyah dan Jam'iyah Thoyyibah Desa Ngemplak. Khitanan massal menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang menyasar warga sekitar madrasah.