DPUTR Pati Dapat Tambahan Rp60 Miliar di Perubahan APBD 2026, Pj Sekda Sebut di Luar Alokasi Rp210 Miliar

Penulis: Oki Setiawan  •  Selasa, 22 September 2026 | 09:31:31 WIB
DPUTR Kabupaten Pati menerima tambahan anggaran Rp60 miliar dalam Perubahan APBD 2026.

PATI — Tambahan anggaran Rp60 miliar untuk sektor infrastruktur dalam Perubahan APBD Kabupaten Pati 2026 dipastikan berdiri sendiri, terpisah dari Rp210 miliar yang telah dialokasikan pada APBD murni tahun yang sama. Siti Subiati menegaskan pemisahan itu saat dikonfirmasi pada Senin (21/9).

“Tambahan 60 di luar 210, di luar era beliau Pak Dewo nggih,” kata Siti Subiati.

Alokasi Rp210 miliar pada APBD murni 2026 ditetapkan ketika Bupati Pati nonaktif Sudewo masih menjabat. Sementara tambahan Rp60 miliar disiapkan melalui Perubahan APBD 2026 di bawah pemerintahan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.

Akumulasi Anggaran Infrastruktur Capai Rp270 Miliar

Jika dihitung menyeluruh, dukungan anggaran untuk sektor infrastruktur Pati pada 2026 mencapai sekitar Rp270 miliar. Angka itu merupakan gabungan dari alokasi APBD murni dan tambahan dalam APBD Perubahan.

Tambahan ruang anggaran tersebut menjadi perhatian karena persoalan infrastruktur, terutama kerusakan jalan, masih banyak disorot masyarakat. Pemerintah daerah sebelumnya menyebut sejumlah ruas jalan membutuhkan penanganan karena telah mengganggu aktivitas warga.

Mengapa Infrastruktur Jadi Prioritas Perubahan APBD 2026

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyatakan sektor infrastruktur masuk prioritas dalam perubahan APBD 2026. Tambahan anggaran diperlukan untuk menangani sejumlah titik yang kondisinya dinilai sudah cukup parah.

“Prioritas di infrastruktur karena banyak sekali yang harus diperhatikan. Barusan dapat info di beberapa daerah sudah parah. Laporan dari masyarakat terjadi kecelakaan,” ujarnya saat rapat paripurna persetujuan Perubahan APBD 2026.

Laporan kecelakaan dari masyarakat menjadi salah satu dasar penajaman alokasi. Kondisi jalan yang rusak dinilai tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan pengguna jalan.

Dampak ke Warga dan Tahap Selanjutnya

Tambahan Rp60 miliar melalui Perubahan APBD 2026 memperbesar ruang penanganan jalan rusak di sejumlah ruas yang selama ini dikeluhkan warga Pati. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menjadi instansi yang akan mengeksekusi belanja infrastruktur tersebut.

Rapat paripurna persetujuan Perubahan APBD 2026 telah digelar, sehingga tahap berikutnya adalah penetapan dan pelaksanaan program di lapangan. Warga menantikan realisasi perbaikan jalan pada titik-titik yang selama ini dinilai paling parah.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: mantranews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top