JAWA TENGAH — Polytron telah memasok 325 unit motor listrik kepada PT Rentokil Indonesia sejak kerja sama pertama pada 2024, dengan tambahan terbaru 80 unit FOX 350. Pembelian itu bertepatan dengan perayaan 51 tahun Polytron di Indonesia dan memperkuat penetrasi merek asal Kudus tersebut di pasar business-to-business. Armada listrik Rentokil kini beroperasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bali, dan Surabaya.
Human Resources Director Rentokil Indonesia, Budi Santoso, menyatakan langkah tersebut bagian dari komitmen perusahaan terhadap energi bersih.
"Rentokil Indonesia sudah banyak menggunakan kendaraan listrik, sekaligus mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan. Inisiatif ini kami harap agar Rentokil Indonesia dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di Indonesia," kata Budi dalam keterangan resmi, Senin (21/9/2026).
Motor listrik Polytron kini dipakai sebagai kendaraan operasional Rentokil di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bali, dan Surabaya. Budi menyebut cakupan itu akan diperluas seiring kebutuhan mobilitas petugas lapangan.
Alasan pemilihan FOX 350 bukan tanpa pertimbangan. Petugas pengendalian hama bekerja dengan jarak tempuh dan intensitas tinggi, sehingga butuh kendaraan yang tahan dipakai harian.
"Selain mendukung mobilitas operasional, penggunaan motor listrik berpotensi menekan biaya bahan bakar dan perawatan bulanan melalui efisiensi energi dibandingkan sepeda motor konvensional," ujar Budi.
Dari sisi ketahanan, baterai motor listrik Polytron telah melalui pengujian PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) dan memperoleh sertifikat IP67. Sertifikasi itu menunjukkan tingkat perlindungan perangkat terhadap debu dan air sesuai standar yang diuji.
Kepercayaan korporasi terhadap lini kendaraan listrik Polytron tercermin dari sejumlah kontrak lain. Pada semester I-2026, Polytron memasok lebih dari 500 unit motor listrik kepada PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur. Perusahaan juga mengirim 72 unit FOX 350 ke PT Semen Padang.
Head of Group Product Electric Vehicle (EV) 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyebut penggunaan kendaraan listrik untuk operasional perusahaan sejalan dengan target pemerintah.
"Hal ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam mencapai Net Zero Emissions (NZE) 2060. Secara akumulatif, seluruh armada motor listrik Polytron yang mengaspal di Indonesia telah menempuh jarak lebih dari 585 juta km dan berhasil memangkas emisi karbon hingga lebih dari 7,1 juta kilogram CO?e," papar Ilman.
Angka pengurangan emisi tersebut setara dengan manfaat penyerapan karbon dari penanaman 322.727 pohon dewasa. Basis pengguna motor listrik Polytron juga terus bertambah dan kini mendekati 70.000 orang.
"Motor listrik kini bukan hanya untuk konsumen perorangan, tetapi juga untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan dengan intensitas penggunaan tinggi," tandas Ilman.
Ekspansi ke segmen korporasi membuka ceruk pasar yang berbeda dari penjualan ritel. Perusahaan dengan armada operasional besar dinilai lebih cepat menghitung penghematan bahan bakar dan perawatan sebelum memutuskan beralih ke kendaraan listrik.
Rentokil Initial selaku induk usaha menyatakan akan memperluas penggunaan kendaraan listrik untuk kegiatan operasionalnya di Indonesia. Bagi Polytron, kontrak semacam ini memperkuat posisi di pasar B2B yang volumenya jauh lebih besar dibanding pembelian perorangan.