Java United Kalah Dramatis 2-3 dari Persita, Fabio Lefundes Sebut Perjalanan Tim Masih Panjang

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Senin, 14 September 2026 | 09:31:31 WIB
Pelatih Java United FC Fabio Lefundes memberikan keterangan dalam konferensi pers seusai pertandingan melawan Persita Tangerang.

SEMARANG — Kekalahan Java United FC dari Persita Tangerang menyisakan catatan evaluasi, terutama soal lemahnya antisipasi bola mati. Dua gol Persita di babak kedua lahir dari situasi tersebut dan membuat keunggulan 2-1 berbalik menjadi kekalahan 2-3.

Pelatih Fabio Lefundes menegaskan proses pembangunan tim tidak bisa instan. Kompetisi baru berjalan dua pekan dan perjalanan masih panjang.

Dua Gol Bola Mati yang Meruntuhkan Keunggulan

Java United sempat tampil efektif pada babak pertama. Alexander Ramalingom lebih dulu membawa Persita unggul pada menit ke-15.

David Da Silva kemudian membalikkan keadaan lewat dua gol. Striker asal Brasil itu mencetak gol dari penalti pada menit ke-30 dan sundulan pada menit ke-37.

Keunggulan 2-1 bertahan hingga fase akhir pertandingan. Namun Rayco Rodriguez menyamakan kedudukan pada menit ke-79, sebelum Andrejic Aleksa mencetak gol kemenangan Persita pada menit ke-90.

"Di babak pertama, kami bermain baik dan berhasil mencetak dua gol. Namun, di babak kedua garis pertahanan kami terlalu turun sehingga banyak memberikan ruang untuk Persita," jelas Fabio dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Evaluasi Fabio: Duel dan Bola Mati Jadi Sorotan

Fabio menyoroti dua gol Persita yang tercipta melalui situasi bola mati. Aspek itu dipastikan menjadi bagian evaluasi sebelum pertandingan berikutnya.

"Kami kebobolan dua kali lewat bola mati. Tentu ada evaluasi yang berjalan terkait hal ini. Pemain harus lebih kuat dalam melakukan duel. Selain itu, ada beberapa evaluasi lain agar ke depan bisa lebih baik," katanya.

"Kompetisi baru dimulai dan perjalanan tim masih panjang. Perlu kesabaran dalam sebuah proses untuk mencapai apa yang kita inginkan," ujar Fabio.

Cedera Hamstring Kei Hirose Ganggu Keseimbangan Lini Tengah

Java United juga kehilangan gelandang Kei Hirose sejak babak pertama. Pemain asal Jepang itu ditarik keluar dan digantikan Jonata Machado karena mengalami masalah pada hamstring.

Fabio menyebut absennya Kei cukup memengaruhi keseimbangan permainan Java United FC di lini tengah saat melawan Persita.

"Kei merupakan salah satu pilar penting di lini tengah. Saat ini, kami masih memantau perkembangan kondisinya dan semoga tidak parah sehingga tetap bisa bermain pada laga selanjutnya," tutur Fabio.

Fokus Beralih ke Persija Jakarta

Perwakilan pemain, Kaio Nunes, menegaskan tim tidak berlarut-larut dalam kekalahan. Fokus segera dialihkan menuju laga pekan ketiga.

"Dalam pertandingan sepak bola, tim yang berhasil memaksimalkan peluang dengan baik, dia lah yang memenangkan pertandingan. Sekarang, fokus kami adalah mengembalikan kondisi dan bersiap melawan Persija Jakarta untuk meraih hasil yang lebih baik," ujar Kaio.

Secara statistik, Java United melepaskan 11 tembakan dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang. Persita mencatatkan 14 percobaan dan enam tembakan tepat sasaran.

Kekalahan tersebut membuat Java United masih berada di posisi ke-17 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi -1 poin. Persita berada di peringkat kelima dengan empat poin.

Java United selanjutnya bertandang ke markas Persija Jakarta pada Sabtu (19/9/2026). Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan menjadi kesempatan bagi skuad Fabio Lefundes untuk bangkit sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: beritajateng.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top