KOTA MAGELANG — Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Magelang, Hamzah Kholifi, secara resmi melepas rombongan Estafet Tunas Kelapa di halaman SMK Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (3/9/2026). Kota Magelang menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Tengah yang ditunjuk sebagai titik awal pemberangkatan estafet tahunan tersebut.
Hamzah menyebut kegiatan ini merupakan wujud sinergi dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus bagian dari rangkaian kesinambungan kaderisasi dan pengabdian kepada masyarakat. "Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kesinambungan, perjuangan, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Sebelum menuju ke wilayah Kabupaten Magelang, rombongan estafet terlebih dahulu menyusuri tiga kecamatan yang ada di Kota Magelang. Rutenya meliputi Kecamatan Magelang Selatan, Magelang Tengah, dan Magelang Utara.
Setelah dari wilayah Kota Magelang, estafet Tunas Kelapa akan dilanjutkan ke Kwartir Cabang Kabupaten Magelang, kemudian menyambung ke Kabupaten Temanggung dan kwartir cabang lainnya. Perjalanan dijadwalkan berakhir di Kwartir Cabang Banyumas pada puncak peringatan Hari Pramuka ke-65, 10 September mendatang.
Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengungkapkan peringatan tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri dalam rangka Mendukung Swasembada Pangan". Wali Kota Magelang tersebut menegaskan Pramuka harus berada di garis terdepan untuk kedaulatan bangsa melalui kreasi dan inovasi di bidang pangan.
"Semangat ini terintegrasi secara utuh dengan arahan pembangunan daerah melalui prinsip ngopeni dan nglakoni Jawa Tengah. Ngopeni dimaknai sebagai merawat dan peduli," jelas Damar dalam sambutannya.
Prinsip ngopeni tersebut, lanjut dia, tercermin dari kepedulian Pramuka dalam merawat bumi, menjaga kesuburan tanah, mengayomi petani, serta melestarikan lingkungan lokal di setiap wilayah yang dilalui estafet.
Adapun nglakoni mengandung makna menjalankan dan bekerja keras. Nilai ini direpresentasikan dari ketangguhan pasukan estafet yang menempuh berbagai rute perjalanan dengan disiplin serta mempraktikkan keterampilan hidup melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Damar berpesan kepada jajaran Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting yang bertugas agar senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan selama perjalanan. Seluruh peserta juga diharapkan menebarkan pesan positif dan kepedulian di setiap wilayah yang dilalui.