JAWA TENGAH — Anthropic memperluas kapabilitas Claude AI dengan menghadirkan integrasi mendalam ke ekosistem Google Workspace. Kini, pengguna bisa memerintahkan chatbot tersebut untuk membalas utas email, membuat draf, hingga mengatur berkas di Google Drive tanpa harus membuka aplikasi secara manual. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi Claude di X pada Rabu (19/8), sehari setelah perusahaan memperkenalkan teknologi watermark untuk konten buatan AI.
Meski mampu bertindak otomatis, sistem bawaan Claude tetap meminta persetujuan pengguna sebelum pesan benar-benar terkirim. "Anda yang memegang kendali atas kapan Claude membutuhkan persetujuan Anda," tulis tim Claude dalam unggahan resminya. Opsi ini dapat dimatikan sepenuhnya melalui laman pengaturan, sehingga balasan email bisa dikirim secara instan sesuai permintaan.
Fitur ini memanfaatkan menu Connector yang sebelumnya sudah tersedia untuk Google Workspace. Sebelumnya, konektor tersebut hanya berfungsi untuk mengelola kotak masuk, menandai acara di Google Calendar, dan mengatur file di Drive—belum mencakup kemampuan mengirim email secara langsung. Dengan pembaruan ini, Claude menjadi lebih proaktif dalam mengeksekusi tugas-tugas administratif.
Untuk mulai menggunakan fitur ini, pengguna perlu menghubungkan akun Google mereka melalui menu Connector yang berada di pengaturan akun Claude. Prosesnya cukup sederhana dan hanya membutuhkan beberapa langkah:
Perlu dicatat, fitur ini hanya berlaku untuk pengguna paket berbayar. Pengguna gratis tidak akan menemukan opsi konektor ini di akun mereka.
Pengumuman ini datang bersamaan dengan langkah strategis Anthropic dalam memenuhi kepatuhan regulasi Eropa. Perusahaan berbasis di San Francisco itu baru saja mengaktifkan teknologi watermark pada seluruh teks dan file yang dihasilkan Claude untuk model yang dirilis setelah 2 Agustus. Teknologi ini menggunakan standar terbuka C2PA untuk file, sementara watermark pada teks dirancang tetap terbawa meskipun konten disalin, ditempel, atau disunting sebagian.
Langkah ini merupakan respons langsung terhadap EU AI Act yang mulai berlaku pada awal Agustus, yang mewajibkan transparansi penuh terhadap konten yang dihasilkan kecerdasan buatan. Anthropic menyatakan akan memperluas dukungan watermark ke model-model lama secara bertahap.
Dengan kombinasi kemampuan eksekusi mandiri dan kepatuhan regulasi, posisi Claude di pasar AI semakin kompetitif. Integrasi langsung ke layanan yang digunakan jutaan orang setiap hari—Gmail dan Google Drive—memberikan nilai tambah nyata bagi profesional yang ingin mendelegasikan pekerjaan administratif kepada AI.