Stadion Sriwedari Solo Jadi Kandidat Markas Persiku Kudus di Liga 2, Kendal Tornado FC Juga Incar Lokasi yang Sama

Penulis: Oki Setiawan  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 22:05:18 WIB
Persiku Kudus dan Kendal Tornado FC sama-sama mengincar Stadion Sriwedari Solo sebagai markas Liga 2 musim 2026/2027.

KUDUS — Persiku Kudus tidak hanya sendirian membidik Stadion Sriwedari Solo. Klub Liga 2 lainnya, Kendal Tornado FC, juga dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan menggunakan stadion yang sama untuk laga kandang mereka musim 2026/2027.

Dua Klub Jateng Berebut Satu Stadion

Ketertarikan dua klub asal Jawa Tengah ini terhadap Stadion Sriwedari bukan tanpa alasan. Venue yang telah direnovasi itu dinilai memiliki kapasitas dan fasilitas yang sesuai dengan regulasi Liga 2.

Bagi Persiku, opsi ini muncul sebagai solusi alternatif setelah mempertimbangkan beberapa stadion lain di sekitar Kudus. Sementara Kendal Tornado FC yang juga butuh markas representatif, melihat Sriwedari sebagai pilihan logis karena jarak tempuh yang relatif dekat dengan basis mereka.

Mengapa Stadion Sriwedari Menjadi Primadona?

Stadion Sriwedari bukan sekadar venue biasa. Setelah proses renovasi besar-besaran, stadion kebanggaan warga Solo ini kini mengantongi standar yang dibutuhkan untuk menggelar pertandingan kasta kedua sepak bola nasional.

Lokasinya yang strategis di pusat Kota Solo juga menjadi nilai tambah. Akses transportasi yang mudah dan infrastruktur penunjang di sekitar stadion dinilai mampu menarik minat suporter dari berbagai daerah.

Keputusan Masih Menunggu Finalisasi

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari kedua klub. Manajemen Persiku Kudus dan Kendal Tornado FC masih melakukan komunikasi dengan pengelola Stadion Sriwedari terkait teknis pemakaian dan biaya sewa.

Kepastian markas ini menjadi krusial mengingat jadwal kompetisi Liga 2 musim depan sudah di depan mata. Klub-klub peserta wajib memastikan stadion kandang mereka telah lolos verifikasi sebelum kick-off bergulir.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top