IHSG Sempat Sentuh Level 5.000, Analis Buka Peluang Rebound ke 7.001

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 09:39:53 WIB
IHSG sempat menyentuh level 5.966 sebelum kembali menguat di perdagangan pagi ini.

JAWA TENGAH — IHSG dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini, langsung merosot ke level terendah harian di 5.966. Berdasarkan data RTI Business pukul 09.17 WIB, indeks tercatat turun 20,30 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.074. Tekanan jual masih mendominasi dengan 362 saham melemah, sementara 221 saham menguat dan 145 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar bursa terkoreksi menjadi Rp 10.533 triliun. Volume perdagangan tercatat 6,20 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,87 triliun, menandakan aktivitas investor yang tetap tinggi di tengah pelemahan.

Dua Skenario Koreksi dari Analis

Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, menilai IHSG masih berpotensi melanjutkan tren pelemahan setelah menutup area gap yang sebelumnya terbentuk. "Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area koreksi berikutnya di kisaran 5.899-5.999," ujarnya dalam riset harian.

Herditya memproyeksikan support terdekat hari ini berada di level 5.996 dan 5.899, sementara resistance di 6.318 dan 6.459. Jika indeks gagal bertahan di atas 5.899, tekanan jual bisa semakin dalam.

Sementara itu, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas memberikan pandangan yang sedikit berbeda. Ia melihat sinyal bearish setelah IHSG menutup penuh gap di area 6.092-6.148 pada perdagangan sebelumnya.

"Jika IHSG turun di bawah 5.911, pelemahan berpotensi berlanjut menuju 5.700. Namun peluang rebound jangka pendek masih terbuka selama indeks bertahan di atas 5.967," jelas Ivan. Ia bahkan membuka skenario optimistis dengan target resistance jangka panjang di level 7.001.

Apa Arti Level Psikologis 6.000 bagi Investor?

Tembusnya IHSG ke bawah level 6.000 bukan sekadar angka. Level ini sering dijadikan patokan psikologis oleh investor ritel dan institusi untuk menentukan sikap: akumulasi atau wait and see. Jika indeks terus bertahan di bawah level tersebut, potensi aksi jual tambahan bisa terjadi, terutama dari investor asing yang sensitif terhadap risiko.

Namun, bagi investor dengan horizon jangka panjang, koreksi seperti ini kerap dimanfaatkan untuk akumulasi saham-saham berfundamental kuat yang harganya sudah terdiskon. Sektor perbankan dan barang konsumsi biasanya menjadi yang pertama dicermati saat indeks berada di zona tertekan.

Perbandingan dengan Pelemahan Sebelumnya

Koreksi hari ini mengingatkan pada pola pergerakan IHSG di awal tahun, saat indeks sempat jatuh ke area 5.800-an sebelum akhirnya rebound tajam. Pola serupa bisa terulang jika sentimen eksternal membaik, terutama dari arah kebijakan suku bunga global dan pergerakan nilai tukar rupiah.

Namun, para analis mengingatkan bahwa setiap rebound belum tentu bersifat sustainable. Konfirmasi volume dan partisipasi asing menjadi kunci untuk memastikan apakah pelemahan ini hanya koreksi teknis atau awal dari tren bearish yang lebih panjang.

FAQ:

Apakah IHSG bisa langsung rebound besok?
Peluang rebound jangka pendek masih terbuka, terutama jika IHSG bertahan di atas level 5.967. Namun, jika indeks turun di bawah 5.911, koreksi bisa berlanjut ke 5.700.

Saham sektor apa yang paling terdampak pelemahan IHSG?
Sektor perbankan dan properti biasanya menjadi yang paling tertekan saat indeks melemah, sementara sektor barang konsumsi dan infrastruktur cenderung lebih defensif.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top