Indeks Demokrasi Indonesia Jateng 2025 Tembus 86,72, Peringkat Ketiga Nasional dan Naik Satu Tingkat

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 17:13:31 WIB
Indeks Demokrasi Indonesia Jawa Tengah 2025 naik ke peringkat ketiga nasional dengan skor 86,72.

SEMARANG — Peringkat Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Jawa Tengah tahun 2025 naik satu tingkat ke posisi ketiga nasional. Skor provinsi mencapai 86,72, meningkat 0,88 poin dibanding tahun sebelumnya.

Angka itu terungkap dalam acara Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI 2025 di Horison Ultima Sentraland, Simpang Lima Semarang, Kamis (21/5/2025). Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.

Kenaikan Bukan Sekadar Angka Birokrasi

“Alhamdulillah Jawa Tengah naik satu tingkat. Tahun lalu peringkat empat, sekarang menjadi peringkat tiga,” kata Taj Yasin di sela acara. Ia menegaskan capaian ini tidak mungkin dikerjakan pemerintah sendiri karena indikator demokrasi mencakup politik, ekonomi, hingga kebebasan berbicara.

Salah satu pendorong utama adalah keterbukaan kanal pelayanan publik. Ruang pengaduan masyarakat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota kini semakin mudah diakses. Kritik dan laporan warga justru menjadi bagian penting memperkuat kualitas demokrasi.

Ekonomi Jadi Pekerjaan Rumah Berikutnya

Di balik capaian itu, Wagub mengakui masih ada pekerjaan rumah besar di sektor ekonomi. Ia meminta dunia usaha ikut mengambil peran dalam pembangunan yang lebih inklusif.

“Ketika bicara demokrasi, ekonomi juga menjadi ukuran. Kami perlu melihat sejauh mana perusahaan berdampak terhadap masyarakat sekitar,” ujarnya. Menurut dia, partisipasi warga membantu pemerintah membaca persoalan riil di lapangan dan mengambil langkah tepat.

Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus mengapresiasi kenaikan peringkat Jateng. Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan kompetisi positif antar daerah untuk memperbaiki kualitas demokrasi dan pembangunan.

“Masukan dari masyarakat itu membantu kami. Informasi tentang berbagai kejadian di Jawa Tengah juga membantu pemerintah mengambil langkah yang tepat. Demokrasi tidak bisa dibangun sendirian,” kata Taj Yasin menambahkan.

Dengan skor 86,72, Jawa Tengah kini hanya kalah dari dua provinsi lain di papan atas nasional. Target tahun depan adalah mempertahankan tren positif sekaligus mengejar ketertinggalan di indikator ekonomi yang masih perlu diperkuat.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top