Realisasi Pajak Daerah Blora Tembus Rp54,9 Miliar per Pertengahan 2026, PBJT Listrik Jadi Sumbangan Terbesar

Penulis: Lukman Hakim  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:04:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Blora catat realisasi pajak daerah Rp54,9 miliar per pertengahan 2026.

BLORA — Pemerintah Kabupaten Blora mencatat tren positif penerimaan pajak daerah hingga pertengahan tahun 2026. Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Pitoyo Trusingtyas Sarodjo mengungkapkan realisasi mencapai Rp54.967.086.977.

“Penerimaan pajak tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan kapasitas fiskal daerah di tengah upaya pemerintah daerah mendorong pembangunan dan peningkatan pelayanan publik,” ujarnya di Blora, Kamis.

PBJT Listrik Dominasi, Hiburan Tembus 55 Persen

Dari sejumlah pos penerimaan, sumbangan terbesar berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) tenaga listrik. Realisasinya mencapai Rp14,68 miliar atau 42 persen dari target.

Sektor restoran juga mencatat capaian cukup tinggi, yakni Rp2,39 miliar atau 48 persen dari target. Sementara itu, sektor hiburan menjadi salah satu jenis pajak dengan persentase capaian tertinggi, mencapai 55 persen atau Rp269,3 juta.

Pajak hotel terealisasi Rp486,4 juta, pajak parkir Rp165 juta, dan pajak reklame Rp562,4 juta.

BPHTB Tembus Rp6,27 Miliar, Transaksi Properti Masih Dinamis

Penerimaan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai Rp6,27 miliar atau 46 persen dari target tahunan. Pitoyo menilai tingginya capaian ini menunjukkan aktivitas transaksi properti di Kabupaten Blora masih cukup dinamis.

Adapun realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga saat ini mencapai Rp7,86 miliar atau sekitar 31 persen dari target tahunan.

Langkah Optimalisasi: Pendataan Objek Baru hingga Pengawasan Potensi Pajak

Pitoyo menambahkan pihaknya terus melakukan berbagai langkah optimalisasi pendapatan daerah. Mulai dari peningkatan kepatuhan wajib pajak, pendataan objek pajak baru, hingga pengawasan terhadap potensi penerimaan yang belum tergarap maksimal.

“Pemkab berharap tren positif ini terus terjaga sehingga target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2026 dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top